Tips! Jaga Kesehatan Mental ditengah Virus Corona ;)



Assalamualaikum wr.wb.
Selamat malam .....

Masih dalam rangka Work From Home, masih dalam angan-angan rindu dengan suasana disekolah dan berharap teman-teman serta siswa siswi-ku dalam keadaan sehat wal'afiat semua yaa :) Aamiin...

Corona oh Corona...
Makhluk kecil tak kasat mata yang membuat se-isi dunia gempar dan hampir saja membuat gila karena takutnya.

Seketika deg-degan membaca portal-portal berita terbaru yang muncul, gak bisa dibohongin gejala psikosomatis pun mulai muncul, susah tidur kepikiran orang-orang tersayang (Orangtua) yang masih harus bekerja dan gak bisa WFH . 
Selain mempengaruhi kesehatan fisik jelas mempengaruhi kesehatan mental juga lho! 

Panik....
Stress.......
Takut kehilangan orang-orang tercinta.......
dan Perubahan aktivitas karena harus Social Distancing.......
Ditengah Pandemi ini kita sehat secara fisik, sehat juga kah kita secara mental ??? 



Efek fisik atau psikologis yang muncul meliputi rasa takut dan khawatir berlebihan terhadap kesehatan diri sendiri maupun orang-orang tercinta, perubahan pola tidur dan pola makan, serta memburuknya masalah kesehatan yang sudah ada.

Lalu, bagaimana cara mengendalikan kecemasan di tengah wabah corona? Berikut beberapa tips yang dapat membantu menjaga kesehatan mental Anda maupun orang-orang terdekat dalam menghadapi pandemi corona :

1. Cari sumber-sumber yang dapat dipercaya
Walaupun kita dapat banyak dapat beragam informasi, sebaiknya kita tidak langsung percaya dulu ya dan memastikannya apakah berita itu benar atau tidak (hoax). Alih-alih merasa tenang,  justru bisa bikin panik dan cemas. Jadi lebih baik memantau berita dari sumber-sumber yang sudah terpercaya saja yaa  ;)

2. Jaga kesehatan dengan baik
Konsumsi makanan sehat dan seimbang yuk! Minum air putih yang cukup (jangan kopi mulu :D ),  Berolahraga, Cukup tidur.
Cuci tangan jangan bosen-bosen ya,  dengan air bersih yang mengalir dan sabun. Lakukan ini sebelum maupun sesudah makan atau menyiapkan makanan, serta sesudah bepergian, bersin, batuk, atau ke toilet. Berdoa dan meditasi juga bisa membantu dalam menenangkan serangan panik yang berkecamuk iniiii....

3. Tetap terhubung dengan orang-orang tercinta
Social Distancing demi mencegah penyebaran virus corona. Ini bisa aja membuat kita lebih stres dan ngerasa kesepian. Menelepon atau melakukan video call dengan keluarga dan teman-teman untuk melepas rindu hihiii.. termasuk cara jitu yang bisa kita lakuin untuk tetap terhubung dan menjaga kesehatan mental. 

4. Istirahat sejenak dari berita
Tidak sehat juga jika kita terus-menerus membaca, mendengar, dan menonton berita. Coba deh luangin waktu untuk bersantai dan melakukan beberapa aktivitas yang kamu suka. 
Dan ketika lg mengobrol dengan anggota keluarga yang lain usahain jangan terlalu fokus untuk bahas wabah corona ini terus. 
Bukan berarti sama sekali tidak update berita ya, tapi ada saatnya kita beri waktu sejenak untuk menenangkan hati ini dan batasi agar jangan terlalu stres yaaaaa  ;)

5. Alihkan perhatian untuk sementara
Waspada boleh aja, tapi jangan melulu berfokus pada pandemi corona. Sesekali, kita juga butuh untuk mengalihkan perhatian dan bersantai untuk beberapa waktu. Misalnya, decor-decor rumah, nonton film, memasak, bermain games, dll.

6. Berpikir positif
Mungkin kedengarannya klise 😆, menghadapi corona ini dengan pikiran negatif gak akan membuat tenang kan? banyak cara yang bisa dilakuin untuk pelihara pikiran positif kita. 
Mulai dari berikan sugesti positif pada diri sendiri ("InsyaAllah saya sehat terus selama saya konsisten gak keluar rumah untuk hal gak penting, dan selalu jaga kebersihan diri saya dan selalu berdo'a mohon perlindungan kpd Allah SWT").
Lebih berfokus pada hal-hal baik dan menyenangkan dalam hidup, serta berbagi cerita dan canda dengan orang-orang tercinta maupun orang-orang yang membuat lebih semangat 💗💗💗
Stres dan krisis emosional lainnya juga gak boleh dianggap remeh yaa. Jika kalian atau orang-orang terdekat mengalami gangguan kesehatan mental terkait pandemi corona yang sedang terjadi, disarankan untuk menghubungi pihak yang dapat membantu, seperti psikolog ;)

Sekian sedikit tips dari saya, semoga bisa diterapkan dalam kehidupan masing-masing yaa 😊

Selamat malam....




Komentar

Posting Komentar